Yuk simak ulasannya. 1. Pakailah pakaian yang sopan dan rapi saat bertamu. Memakai pakaian yang sopan dan rapi selain enak untuk dilihat juga merupakan salah satu cara menghargai diri sendiri. Selain itu, mengenakan pakaian yang sopan dan rapih juga merupakan salah satu cara menghormati pemilik rumah. Karena pada dasarnya menghormati pemilik
HaditsTentang Bersyukur Kepada Allah Hr Ibni Majah 001 Hati Senang Mensyukuri Nikmat Allah Permata Surga Syukur Pengertia Syukur Menurut Bahasa Dan Istilah. Hadits Tentang Bersyukur Beserta Arabnya. By: nusagates. On: 5 Mei 2019. In: Uncategorized. Tagged: hadits tentang bersyukur beserta arabnya.
Doaagar Diberi Kemudahan dalam Segala Urusan Mari kita lihat kalimat ini Allahumma yassirwala tuassir. Makna Allahumma Yassir Wala Tuassir dan Artinya Pad Kalimat dalam tulisan arabnya اللهم يسر و لا تعسر Allahumma Yassir Wala Tuassir mempunyai makna Ya Allah Permudahkan Urusanku Jangan Engkau Persulit.
Hadisttentang Memanfaatkan waktu: Manfaatkan 5 perkara sebelum datangnya lima perkara, سفرﻳﺔ القدسيه, Hadist tentang Memanfaatkan waktu: Manfaatkan 5 perkara sebelum datangnya lima perkara Disini kita dianjurkan untuk menghargai waktu, agar bisa diisi dengan hal-hal yang bermanfaaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain
HaditsTentang Bersyukur. "Allah berfirman dalam hadits qudsi-Nya: "wahai anak Adam, bahwa selama engkau mengingat Aku, berarti engkau mensyukuri Aku, dan apabila engkau melupakan Aku, berarti engkau telah mendurhakai Aku!". (H.R Thabrani)
Dalamkonteks inilah hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari tentang أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَنِيفِيَّةُ السَّمْحَةُ [agama yang paling dicintai oleh Allah, adalah al-hanifiyyah as-samhah (yang lurus yang penuh toleransi), itulah agama Islam. 4. Kaitan t oleransi dengan persaudaraan s
Contohmanfaat dan barokah dari bersedekah diantaranya adalah : 1. Sedekah menjadi penyebab bertambahnya rezeki. Bersedakah itu tidaklah membuat kita semakin miskin,karena rezeki itu sudah diatur oleh yang maha kuasa. Akan tetapi sedekah itu dapat menyebabkan bertambahnya rezeki,bukan menguranginya. Ada pepatah tentang sedekah yaitu jangan
A Pengertian, Ruang Lingkup, Metode Kajian Pemikiran Islam. 1. Pengertian. Kata modern yang berada di belakang kata islam, berasal dari bahasa inggris modernistic yang berarti model baru. Selanjutnya dalam kamus umum bahasa Indonesia, Kata modern diartikan sebagai yang terbaru secara baru, mutakhir. Selanjutnya kata modern erat pula kaitannya
Ayatdiatas menjelaskan tentang tanggung jawab seorang suami untuk melindungi keluarganya dari api neraka, caranya dengan mendekatkan mereka pada agama. An-Nisaa' ayat 19 "Dan gaulilah mereka (isteri-isterimu) dgn cara sebaik-baiknya." (QS. An Nisa 19) Ayat diatas menjelaskan tentang tanggung jawab suami untuk bersikap baik kepada istrinya.
Hadistentang menghargai waktu beserta artinya,,,,,. Question from @Daniii22 - Sekolah Menengah Pertama - B. arab
hcPZi9a. Bagi seorang muslim, menuntut ilmu adalah suatu kewajiban. Hal ini telah disampaikan dalam Al-Qur’an dan hadits. Nah, di artikel ini, akan dijelaskan berbagai kumpulan hadits tentang menuntut ilmu. Mari kita simak sama-sama! — Pernahkah kamu mendengar peribahasa, “Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina”. Artinya apa, ya? Apakah kita harus pergi ke Cina dahulu untuk dapat menuntut ilmu? Hohoho… nggak juga ya. Peribahasa tersebut memiliki arti untuk menuntut ilmu pendidikan sejauh apapun itu. Negara Cina digunakan sebagai peribahasa karena memiliki berbagai macam kemajuan dan keunggulan dalam bidang ilmu pengetahuan. Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam mewajibkan manusia agar tidak pernah berhenti belajar selama hidupnya melalui Al-Qur’an, sunah, maupun hadits tentang menuntut ilmu. Selain termasuk pahala beribadah, menuntut ilmu termasuk amalan baik yang tidak akan terputus. Hal ini juga telah disampaikan oleh Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam لِاَنْ تَغْدُوَ فَتَعَلَّمَ اٰيَةً مِنْ كِتَابِ اللهِ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ سَنَةٍ “Sungguh sekiranya engkau melangkahkan kaki di waktu pagi maupun petang kemudian mempelajari satu ayat dari Kitab Allah Al-Qur’an, maka pahalanya lebih baik daripada ibadah satu tahun”. Nah, sebenarnya, masih banyak dalil dalam Al-Qur’an dan hadits yang menjelaskan tentang pentingnya belajar atau mencari ilmu pengetahuan. Apa saja ya? Yuk, simak! Baca Juga Lengkap! Kumpulan Doa Selamat Dunia dan Akhirat Bacaan Arab, Latin & Artinya Kumpulan Hadits tentang Menuntut Ilmu Berikut beberapa kumpulan hadits tentang menuntut ilmu dalam bahasa Arab disertai dengan artinya تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ رَواهُ الطَّبْرَانِيْ Artinya “Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” HR Thabrani. وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ Artinya “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” HR Muslim, no. 2699. مَنْخَرَجَفِىطَلَبُالْعِلْمِفَهُوَفِىسَبِيْلِاللهِحَتَّىيَرْجِعَ Artinya “Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang.“ HR Tirmidzi. تَعَلّمُواالعِلْمَ وَتَعَلّمُوْا لِلْعِلْمِ السّكِيْنَةَ وَالْوَقَا رَ وَتَوَاضَعُوْا لِمَنْ تَتَعَلّمُوانَ مِنْهُ Artinya “Belajarlah kalian ilmu untuk ketentraman dan ketenangan serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya.” HR Thabrani. إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ Artinya “Jika seorang manusia mati, maka terputuslah darinya semua amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” HR Muslim no. 1631. طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ Artinya “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim, dan siapa yang menanamkan ilmu kepada yang tidak layak seperti yang meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan.” HR Ibnu Majah. العلم قبل القول و العمل Artinya “Berilmulah sebelum kamu berbicara, beramal, atau beraktivitas.” HR Bukhari. مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ Artinya “Barangsiapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya dunia dan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu.” HR Ahmad. فضل العلم خير من فضل العبادة وخير دينكم الورع Artinya “Keutamaan ilmu itu lebih baik dari keutamaan ibadah, dan sebaik-baik keberagaman kalian adalah sikap wara’.” HR Turmidzi. مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ Artinya “Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang dengannya dapat memperoleh keridhoan Allah SWT, tetapi ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan duniawi, maka ia tidak akan mendapatkan harumnya surga di hari kiamat nanti.” HR Abu Daud. إِذَا مَاتَ اِبنُِ اَِدَمَِ اِنْ قَطَعَ عَِنْوُ عَِمَلُوُ إِِ لا مِِنْ ثَِلََثَةٍ ِ إِِ لا مِِنْ صَِدَقَةٍ اََِرِيَةٍ، أَِوْ عِِلْمٍ يِ نُْتَ فَعُ بِِوِ، أَِوْ وَِلَدٍ صَِالِحٍ يَِدْعُو لَِوُِ رواه اِلترمذى Artinya “Apabila anak adam telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan.” at-Turmudzi. وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ على الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ على سَائِرِ الْكَوَاكِبِ Artinya “Sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu dibanding ahli ibadah, seperti keutamaan bulan di malam purnama dibanding seluruh bintang-bintang.” Dawud 3641, Ibnu Majah 223, dari hadits Abu Darda’ Radhiallahu Anhu. وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ Artinya “Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.” مَنْ خَرَجَ فِيْ طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ حَتّٰى يَرْجِعَ. رواه الترمذى Artinya “Barangsiapa yang pergi untuk menuntut ilmu, maka dia telah termasuk golongan sabilillah orang yang menegakkan agama Allah hingga ia pulang kembali.” HR. Tirmidzi. وَكُلُّ مَنْ بِغَيْرِ عِلْمٍ يَعْمَلُ اَعْمَالُهُ مَرْدُوْدَةٌ لَا تُقْبَلُ Artinya “Siapa saja yang beramal melaksanakan amal ibadah tanpa dilandasi ilmu, maka segala amalnya akan ditolak, yakni tidak diterima”. Baca Juga Bacaan Sujud Tilawah, Tata Cara, Dalil, dan Hukumnya Keutamaan Menuntut Ilmu Selain itu, karena ilmu merupakan suatu hal yang berharga, kamu harus mengetahui juga nih, tiga keutamaan dalam menuntut ilmu. Di antaranya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Hal ini telah dijelaskan dalam arti surat Al-Mujadalah ayat 11, yaitu “Allah mengangkat orang-orang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” Ilmu adalah warisan para nabi dan rasul. Hal itu karena ilmu adalah sesuatu yang abadi, sedangkan harta hanya bersifat fana yang tidak kekal dan dapat habis kapan saja. Ilmu akan memberikan manfaat meskipun kita telah meninggal. Hal ini karena ilmu tersebut tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan juga berguna bagi orang lain. Penerapan Hadis Menuntut Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari Melalui kumpulan hadits menuntut ilmu ini, ada beberapa hal yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain Memanfaatkan masa muda untuk menuntut ilmu, baik secara formal maupun non formal; Menunjukkan kesungguhan dalam belajar, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah; Belajar menyisihkan biaya menabung demi tercapainya suatu ilmu; Rajin menghadiri majelis ilmu; Menyetujui dan mendukung setiap usaha untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Nah, itu dia kumpulan hadis tentang menuntut ilmu serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang kamu jadi tahu kan, bahwa dengan menuntut ilmu, kita dapat mengetahui yang benar dan yang salah. Selain itu lebih menghargai waktu untuk digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat sehingga menjadi bekal kita di akhirat. Kalau kamu ingin belajar banyak tentang agama, langsung aja yuk cari guru terbaiknya di Ruangguru Privat Mengaji. Bisa bebas pilih guru dan atur sendiri jadwal belajarmu, lho! Referensi Ima Walz. ND. Scribd. Penerapan Kandungan Hadis Tentang Menuntut Ilmu Dan Menghargai Waktu Dalalam Kehidupan Sehari Penerapan Kandungan Hadis Tentang Menuntut Ilmu Dan Menghargai Waktu Dalalam Kehidupan Sehari PDF Hadist Tentang menuntut Ilmu Untuk Meningkatkan Semangat Belajar 10 Hadist Menuntut Ilmu dalam Islam dan Keutamaannya 10 Hadits Menuntut Ilmu untuk Memudahkan Jalan ke Surga
Jakarta Waktu adalah salah satu bentuk nikmat pokok. Tanpa waktu, semua yang dimiliki tidak akan berarti. Saking pentingnya waktu, Allah Swt pun bersumpah atas nama waktu melalui beberapa ayat yang tertera dalam Al-Qur’an. Hasan Al-Bashri pernah mengatakan; Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Setiap kali satu hari hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Pada hakikatnya, waktu bagi manusia adalah umurnya sendiri. Apabila waktu berlalu, maka usianya pun semakin berkurang. Dilansir dari laman berikut adalah 3 hadis tentang pentingnya menghargai waktu; Jangan tertipu dengan waktu luang Nabi Muhammad bersabda "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang." HR. Bukhari, Tirmidzi dan Ibnu Majah. Abdul Fattah bin Muhammad dalam Qimatuz Zaman Indal Ulama menjelaskan, kata "tertipu" dalam hadis ini bermakna merugi. Banyak manusia yang merugi karena nikmat sehat dan waktu luang. Ada orang yang sehat fisiknya, namun ia seakan tak punya waktu untuk persiapan akhirat karena terlalu sibuk dengan kehidupan dunia. Baca Doa Terhindar dari Virus Korona Ada pula orang yang punya cukup waktu untuk mempersiapkan akhirat, namun fisiknya sedang tidak sehat. Padahal, apabila memiliki keduanya, manusia dapat memanfaatkan waktunya untuk beribadah dan beramal saleh. Oleh karena itu, apabila diberikan nikmat sehat dan waktu luang, perbanyaklah ketaatan kepada Allah Swt. Sebab, masa sehat akan disusul sakit, dan waktu luang akan disusul kesibukan. Jagalah 5 perkara sebelum 5 perkara Rasulullah Saw pernah bersabda kepada seorang laki-laki dan menasihatinya; "Jagalah lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya. Mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum matimu." HR Nasai dan Baihaqi. Usia muda adalah masa emas dalam hidup, namun ia akan berlalu dan berganti tua. Sehat adalah nikmat terbesar, sebab saat sakit, seseorang akan kesulitan beraktivitas. Begitu pula dengan kaya dan waktu luang, berapa banyak orang yang mengharapkan keduanya. Lebih parah lagi, keempat perkara ini bisa hilang begitu saja dengan dicabutnya ruh dari badan. Lima perkara pertama ini harus dimanfaatkan, sebab, Allah Swt akan menanyakannya di akhirat kelak. Rasulullah Saw bersabda “Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat dari sisi Rabb-Nya, hingga dia ditanya tentang lima perkara, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya." HR Tirmidzi. Usia umat Nabi Muhammad antara 60 sampai 70 Rasulullah Saw wafat dalam usia 63 tahun. Begitu pula dengan umatnya, beliau bersabda "Usia umatku Muslim antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit sekali dari mereka yang melewatinya." HR Ibnu Majah dan Tirmidzi. Hanya sedikit saja orang yang melewati batas usia ini. Sekalipun diberi umur lebih panjang, Allah Swt sedikit demi sedikit mengambil nikmatNya dari manusia. Jika sudah seperti itu, tubuh akan mudah terserang penyakit, kekuatan fisik semakin berkurang, penglihatan mulai buram, kulit kian mengendur, rambut memutih, dan ingatan tak lagi tajam. Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu, sebab semua yang telah berlalu tak dapat kembali. Keterangan lebih lengkap, baca di sini. Sumber Disarikan dari beberapa hadis dalam Shahih Bukhari, Sunan At-Tirmidzi, Sunan An-Nasai, Sunan Ibnu Majah, dan Sunan Al-Baihaqi, dan keterangan dari Hilyatul Auliya wa Thabaqaatil Ashfiyaa karya Abu Nuaim al-Ashbahani, dan Qimatuz Zaman Indal Ulama karya Abdul Fattah bin Muhammad.
Kumpulan Hadits Tentang Menghargai Waktu Sebagai umat muslim , kita harus senantiasa mengisi kegiatan sehari-hari dengan kebaikan. Seringkali, kita lupa akan hal tersebut, sehingga tak jarang menyia-nyiakan waktu tersebut. Waktu termasuk salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia. Bahkan, Allah SWT pernah bersumpah dengan menggunakan waktu di dalam surat Al-Asr وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ Wal-aṣr, innal-insāna lafī khusr Artinya “Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian.” QS Al-Asr 1-2 Pada hakikatnya, waktu bagi manusia adalah umurnya sendiri. Saat waktu berlalu, maka usianya pun semakin berkurang. [ Lihat Juga Artikel 3 Macam Bentuk Kedzaliman Yang Harus Dihindari ] Rasulullah SAW sering memperingatkan umatnya tentang waktu. Salah satuya dengan beberapa hadits tentang menghargai waktu, diantaranya Jangan Tertipu dengan Waktu Luang Rasulullah SAW bersabda نِعْمَتَانِ مَغْبُوْنٌ فِيْهِمَا كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ Artinya “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” HR Bukhari, Tirmidzi dan Ibnu Majah Oleh karena itu, apabila diberikan nikmat sehat dan waktu luang, perbanyaklah ketaatan kepada Allah SWT. Sebab, masa sehat akan disusul sakit, dan waktu luang akan disusul kesibukan. Jaga 5 Perkara sebelum 5 Perkara Hadits tentang menghargai waktu selanjutnya adalah saat Rasulullah SAW pernah bersabda kepada seorang laki-laki, dan menasihatinya اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ، وَحَيَاتِكَ قَبْلَ مَوْتِكَ Artinya “Jagalah lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya. Mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum matimu.” HR Nasai dan Baihaqi Lima perkara pertama ini harus dimanfaatkan, sebab, Allah SWT akan menanyakannya di akhirat kelak habis dipakai untuk apa waktu tersebut. [ Baca Juga Rekomendasi Percetakan Alquran ] Usia Umat Nabi Muhammad antara 60 sampai 70 Tahun Rasulullah SAW wafat dalam usia 63 tahun, begitu pula dengan umatnya. Terkait dengan hal tersebut, beliau bersabda أَعْمَارُ أُمَّتِى مَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى السَّبْعِينَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ Artinya “Usia umatku Muslim antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit sekali dari mereka yang melewatinya.” HR Ibnu Majah dan Tirmidzi Disebutkan pula bahwa hanya sedikit orang yang melewati batas usia ini. Tapi jika diberi umur lebih panjang, Allah SWT sedikit demi sedikit akan mengambil nikmat-Nya dari manusia. Nikmat dari Allah SWT Rasulullah SAW bersabda نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس, الصحت و الفراغ Artinya “Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” HR Muttafaqun alaih Karena waktu adalah nikmat dari Allah SWT, sudah seharusnya tidak menyia-nyiakannya dengan berbuat hal-hal yang tidak berfaedah. Karena waktu tidak dapat diputar kembali. Meninggalkan yang Tidak Bermanfaat Hadits dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه Artinya “Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” HR Tirmidzi, Ibnu Majah [ Baca Juga Artikel Mencari Amal Saleh ] Jadilah Orang Asing di Kehidupan Dunia Rasulullah SAW bersabda; عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَر رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُسَبِيْلٍ وَكاَنَ ابْنُ عُمَرُ يَقُوْلُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَ مِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ رواه البخاري. Artinya “Dari Abdullah bin Umar ia berkata Rasulullah SAW memegang kedua pundakku seraya bersabda, Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan kamu orang asing atau orang yang melewati suatu jalan.’ Ibnu Umar berkata Apabila kamu berada di sore hari janganlah kamu menunggu melakukan sesuatu hingga pagi hari datang. Apabila kamu berada di pagi hari jangankah menunggu melakukan sesuatu hingga sore datang. Gunakan waktu sehatmu untuk menghadapi sakitmu, dan waktu hidupmu untuk menghadapi matimu.” HR Bukhari Tertarik untuk memesanan alquran custom di Penerbit Jabal? Silahkan buka website kami Selanjutnya, sampaikan kebutuhan pesanan Anda kepada admin kami. Kontak Penerbit Jabal Admin 1 0853 1512 9995Admin 2 0878 2408 6365Alamat Jl. Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung Jawa Barat, Indonesia Baca Juga Artikel Lainnya 3 Macam Bentuk Kedzaliman Yang Harus Dihindari Al Quran Wakaf Hindari Kekerasan Emosional Pada Si Kecil Hukum Membentak Anak Dalam Islam Jumat Berkah, Jangan Lupa Untuk Mencari Amal Saleh Penyebab Gelisah Salah Satunya Karena Banyak Dosa Percetakan Al Quran Teladan Rasulullah Menjadi Kepala Keluarga