Disitu ia mendirikan Pondok Pesantren Al Iman," kata Hubungan Masyarakat Ponpes Al Iman Muntilan, Mustafa. • Mengenal Pondok Pesantren An-Nur Sewon, Ponpes Tahfidz Alquran. Mustafa menceritakan, Ustadz Muhammad Alwan adalah seorang santri yang gigih. Ia hidup dengan prihatin di pondok pesantren, tetapi memiliki semangat dan tekad yang kuat. 3 Menerima segala kebijakan dan keputusan yang diberikan oleh pimpinan atau pengasuh Pondok Pesantren Al-Ansor atas pelanggaran disiplin atau tata tertib yang dilakukan oleh anak saya 4. Memenuhi segala bentuk pembiayaan yang ditetapkan oleh Pondok Pesantren Al-Ansor yang menjadi kewajiban saya 5. Tidak akan mencampuri urusan segala Aturan dan Mayoritaskasus penyebaran Covid-19 di pesantren dari yang sering keluar masuk pondok. Mayoritas kasus penyebaran Covid-19 di pesantren dari yang sering keluar masuk pondok. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; REPUBLIKA NETWORK; Tuesday, 4 Muharram 1444 / 02 August 2022 A TAHAPAN PENDAFTARAN ONLINE (PONDOK/SMP/SMA/SMK) Untuk siswa pindahan (mutasi), harap menghubungi Kepala Sekolah dan Kepala Pondok terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan. Berikut berkas-berkas yang harus diserahkan saat kegiatan Daftar Ulang PPDB 2022/2023 (tanggal belum ditentukan): peserta didik langsung tinggal di dalam asrama Kamimenerima siswa pindahan dari sekolah lain yang setingkat berdasarkan surat pindah dan raport terakhir. Dengan syarat, dia pindah dari pesantren atau sekolah lain bukan karena dikeluarkan atau diusir. BerandaPONDOK PESANTREN NURUL FIRDAUS FULL BEASISWA SMP/SMK KESEHATAN DAN MESANTREN DI PONPES Mewakili dari daerah tertentu (Kecamatan atau Kabupaten atau Provinsi) yang belum terdaftar sebagai siswa/santri di Ponpes Nurul Firdaus sesuai jumlah kuota yang ditentukan. Menerima Siswa/Santri Baru/Pindahan, Info/Pendaftaran ke Owner: Dr MASIHMENERIMA PINDAHAN PONDOK PESANTREN HIDAYATUNNAJAH HIDAYATUNNAJAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL PUTRA - PUTRI. SEKRETARIAT . Pesantren Islam Hidayatunnajah. Kertasari Pebayuran bekasi - Jawa Barat - Indonesia. Telp. (021) 8910266, 89150467. Fax. (021) 89150267. Contact Person : Ustadz Abu Islam Imanuddin, Lc (mudir) Ustadz Tahun1996/1997 MAN Pekalongan (Jl. Sutomo no. 27 Pekalongan) memisahkan diri dari MAN Pekalongan dengan status dinegerikan menjadi MAN Wonopringgo di Pragak Pekalongan (sekarang MAN 3 Pekalongan) Tahun 1996/1997 s/d sekarangMAN Pekalongan secara otomatis menjadi MAN 1 Pekalongan (Komp. Islamic Centre Jl. Capgawen 113 Kedungwuni Pekalongan. PesantrenDarul Falah Subang merupakan salah satu pondok pesantren yang menerima santri yang termasuk 'anak nakal'. Bagi siswa-siswi yang ingin mendaftar di Ponpes Darul Falah, akan dikenai biaya pembangunan sebesar Rp 1 juta untuk jenjang SMP, dan Rp 1,5 juta untuk jenjang SMK. Lembagaini mendidik dan membekali calon pelajar yang ingin masuk Gontor. "Pesantren Modern Primago Depok Pondok siap menerima calon santri dan santriwati dari jenjang SD (Sekolah Dasar) pindahan kelas 4,5,6 dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) kelas 7 untuk tahun ajaran baru ini," terang Ustadz Sya'bani selaku ketua panitia penerimaan Q3hWp. Pondok Pesantren Al-Khoirot dikenal sebagai pesantren berkualitas tinggi yang pro-rakyat miskin karena murah dalam segi pembiayaan. Karena biaya yang dibebankan pada para santri dan siswa tergolong sangat kecil dibanding dengan a biaya di pesantren dan lembaga pendidikan lain; dan b kualitas belajar mengajar yang ditawarkan. Berikut jumlah biaya yang diperlukan dan cara daftar masuk ponpes Al-Khoirot Malang TOTAL ONGKOS PENDAFTARAN SANTRI PUTRI SANTRI REGULER, SANTRI DEWASA DAN SANTRI KILAT PROSES PENDAFTARAN SANTRI AL-KHOIROT Proses pendaftaran masuk ke pesantren Al-Khoirot Malang sangat mudah. Pada prinsipnya, begitu Anda berniat dan memutuskan untuk belajar di pesantren Al-Khoirot, maka Anda dapat langsung datang dengan membawa perbekalan secukupnya dan langsung tinggal di pesantren. Karena kami tidak menerapkan sistem seleksi terlebih dahulu. Inilah tradisi pesantren salaf yang tetap kami pertahankan yang menerima langsung seluruh santri yang hendak nyantri di pesantren tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi maupun “tampilan fisik”. TAHAPAN DAFTAR MASUK PESANTREN DAN MADRASAH DINIYAH Waktu pendaftaran awal tahun ajaran dan awal pendaftaran adalah 17 Syawal setiap tahunnya. Sedangkan bagi santri pindahan dan santri dewasa sepanjang waktu dan sepanjang tahun. Tempat Kantor Pesantren dan Madin Putra untuk santri putra dan Kantor Pesantren Putri untuk calon santri putri. Memilih kamar yang akan ditempati. Dites untuk penempatan kelas madrasah diniyah. Sedangkan untuk siswa formal ditempatkan berdasarkan ijazah atau rapor terakhir. PROSEDUR DAFTAR MASUK SEKOLAH MTS MA Waktu pendaftaran jam s/d WIB. Pada bulan Syawal mulai tanggal 17 setelah lebaran Idul Fitri. Dan sepanjang tahun untuk siswa pindahan dari sekolah lain. Tempat Kantor Al-Khoirot putra untuk calon siswa putra dan Kantor Al Khoirot Putri untuk calon siswa putri. Akan ditempatkan di asrama berdasarkan sekolah. Siswa MTs akan berada di asrama MTs dan siswa MA akan berada di asrama khusus MA. DOWNLOAD SYARAT DAN BIAYA PENDAFTARAN SISWA DAN SANTRI BARU Santri Putra Reguler, Dewasa, Kilat – Rincian biaya untuk Santri Putra KLIK DISINI Santri Putri Reguler, Dewasa, Kilat – Rincian biaya untuk Santri Putri KLIK DISINI Catatan Formulir pendaftaran dapat diperoleh saat mendaftar. Yang Gratis di PP Al-Khoirot Formulir pendaftaran Gratis Daftar ulang setiap tahun Gratis Menghafal Al-Quran Gratis Bahasa Arab Modern Gratis Program Qiroah Taghanni berlagu Gratis. Karatedo Gratis. Al-Banjari Gratis. SISWA PINDAHAN Kami menerima siswa pindahan dengan syarat tertentu a pindah ke Al-Khoirot bukan karena dikeluarkan dari sekolah atau pondok sebelumnya ada bukti keterangan dari lembaga; b waktu pindah terjadi sebelum semester ganjil. Dan bagi siswa pindahan yang di sekolah sebelumnya selesai kelas 1 SLTP atau SLTA, maka ia akan langsung masuk kelas 2 di MTS atau MA Al-Khoirot. Namun bagi siswa yang di sekolah sebelumnya selesai di kelas 2 SLTP kelas 8 atau SLTA kelas 11, maka di Al-Khoirot ia akan tetap berada di kelas 2 alias harus mengulang kembali. CARA DAFTAR SANTRI LUAR NEGERI Informasi lebih detail tentang santri/pelajar luar negeri baca Santri Internasional Pondok Pesantren Al-Khoirot akan membuatkan surat penerimaan santri dan surat permohonan pembuatan Visa setelah calon santri mengirimkan dokumen berikut Bagi Santri yang Ingin Belajar 2 Bulan atau Lebih Data diri yang sesuai dengan Kartu Identitas ID card, atau Data diri yang sesuai dengan Paspor. File mohon dikirim ke alamat email admin Bagi Santri yang Ingin Belajar Kurang dari 1 Bulan Bagi santri luar negeri yang ingin belajar / mengaji di Al-Khoirot selama 1 bulan atau kurang dari 1 bulan, maka ia bisa langsung datang ke Pesantren Al-Khoirot dengan memakai visa kunjungan tourist visa yang dapat diperoleh di Kedutaan Indonesia Embassy terdekat atau di Indonesia airport visa on arrival. Info lebih lanjut hubungi via cellphoneTelpon kantor 0341-879730Khoiruman 0823-3480-1555 Ketua PondokHusain 0857-0000-1029 Koordinator Santri DewasaEdi Purwanto 0856-4315-3185 Sekretaris PROGRAM PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN AL-KHOIROT MALANG Berikut adalah Gambaran untuk Program Pendidikan Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang RUTE JALAN KE PP AL-KHOIROT MALANG Lokasi dan alamat pos Pesantren Al-Khoirot adalah Jl. KH. Syuhud Zayadi No. 1 Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang 65174, Jawa Timur. Adapun rute jalan menuju Pondok Pesantren Al-Khoirot Putra dan Putri adalah sebagai berikut Dari arah utara Madura, Surabaya, Pasuruan, Malang via Kepanjen Bawa kendaraan sendiri Kota Malang -> Kepanjen -> 7 km ke arah Gondanglegi arah timur -> turun di Indomaret Karangsuko. Naik angkutan Kota Malang -> Kepanjen -> naik angkot atau ojek 7 km ke arah Gondanglegi -> turun di Indomaret Karangsuko. Naik kereta api dari Surabaya atau Malang turun di Stasiun Kepanjen -> naik angkot atau ojek 7 km ke arah Gondanglegi -> turun di Indomaret Karangsuko. Dari utara Madura, Surabaya, Pasuruan, Malang via Gondanglegi Bawa kendaraan sendiri Dari Kota Malang -> Gondanglegi -> 5 km ke arah Kepanjen -> turun di Indomaret Karangsuko. Naik angkutan Kota Malang -> Gondanglegi -> naik angkot atau ojek 5 km ke arah Kepanjen -> turun di Indomaret Karangsuko. Naik kereta api dari Surabaya turun di stasiun Malang -> naik angkot ke Gondanglegi -> naik angkot atau ojek 5 km ke arah Kepanjen turun di Indomaret Karangsuko. Catatan Kalau naik kereta api sebaiknya turun di stasiun Kepanjen. Dari arah barat Kediri, Madiun, Blitar, Tulungagung, Semarang, Bandung, Jakarta Bawa kendaraan sendiri sesampai di kota Kepanjen -> 7 km ke arah Gondanglegi turun di Karangsuko Indomaret Naik angkutan naik bus jurusan Malang turun di Kepanjen -> naik angkot atau ojek 7 km ke arah timur arah Gondanglegi turun di Karangsuko Indomaret. Naik kereta api dari Kediri/Blitar turun di Stasiun Kepanjen -> naik angkot atau ojek 7 km ke arah Gondanglegi -> turun di Karangsuko Indomaret. Dari arah timur Jember, Lumajang, Dampit, Turen Bawa kendaraan sendiri Turen -> Gondanglegi -> 4 km ke arah Kepanjen turun di Karangsuko. Naik angkutan Turen -> Gondanglegi -> 4 km ke arah Kepanjen -> turun di Karangsuko DARI BANDARA JUANDA SURABAYA ATAU BANDARA MALANG Bagi santri baru yang datang melalui Bandara Juanda Surabaya atau Bandara Abdurrahman Saleh Malang, maka anda dapat sampai ke Ponpes Al-Khoirot dengan beberapa cara sebagai berikut Cara terbaik dan mudah saat ini dari bandara Malang atau Surabaya adalah dengan naik taksi online Gocar atau Grabcar yang langsung bisa mengantar anda ke PP Al-Khoirot. Alternatif lain adalah naik mobil travel sampai Al-Khoirot. Dari bandara Surabaya tarifnya Rp. untuk satu orang dan Rp. untuk 2 orang atau lebih. Kalau dari bandara Malang, tarifnya Rp. untuk 1 orang atau lebih harus menyewa satu mobil. Kalau naik taksi online dari bandara Surabaya terasa mahal, maka cara yang lebih murah adalah sbb a dari banda Surabaya naik taksi atau ojek online ke terminal bus Bungurasih Surabaya; b naik bus jurusan Blitar dan turun di Kepanjen pastikan tanya pada supir bahwa busnya lewat Kepanjen; c Sesampai di Kepanjen, naik angkot atau ojek online atau ojek pangkalan ke Karangsuko jaraknya 7km. Kalau dari bandara Malang, bisa langsung naik taksi online langsung ke Pondok Pesantren Al-Khoirot lokasi di Google Map lihat di bawah, atau lihat di sini. STASIUN KERETA API KEPANJEN MALANG stasiun kepanjen Malang Apabila Anda tidak membawa kendaraan sendiri, maka cara terbaik dan termudah bagi mereka yang berasal dari kawasan utara Malang seperti Surabaya, Sidoarjo atau dari kawasan baratnya Malang seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah adalah dengan naik kereta api yang melewati Stasiun Kereta Api Kepanjen, Malang. Karena, dari stasiun Kepanjen lokasi Al-Khoirot sudah cukup dekat, sekitar 7 km. Tinggal naik angkutan kota atau taksi/ojek online ke arah timur yakni desa Karangsuko. Kalau naik angkot, turun di simpang tiga Indomaret Karangsuko berjalan kaki 100 meter ke arah selatan. Kalau naik ojek, sesampai di simpang tiga Indomaret Karangsuko, belok kanan dan langsung turun di halaman pesantren. Penting Pastikan anda turun di Stasiun Kepanjen, BUKAN stasiun kota Malang. Stasiun Kepanjen berjarak sekitar 14 km di sebelah selatan Stasiun Malang. Berikut daftar Kereta Api yang turun dan lewat di Kepanjen Malang Gajayana, tujuan Malang dan tujuan Jakarta Malabar, tujuan Malang dan tujuan Bandung kelas eksekutif-bisnis-ekonomi AC Malioboro Ekspres, tujuan Malang dan tujuan Yogyakarta kelas eksekutif-ekonomi AC Majapahit, tujuan Malang dan tujuan Jakarta via Semarang Matarmaja, tujuan Malang dan tujuan Jakarta via Semarang Penataran, tujuan Surabaya Gubeng atau Kota via Malang dan tujuan Blitar بِسْمِ الله الرَّحْمنِ الرَّحِيْم •–❅❀❦?❦❀❅–• KABAR GEMBIRA buat semua orangtua yang lagi bingung cari² Sekolah Islam Terpadu . Semoga kami bisa menjadi Solusi untuk pendidikan anak anda. ? Pondok Pesantren Al Huda Makassar Siap menerima Siswa baru & Pindahan TA. 2023. ? Islamic Boarding and Full Day School Ahlus Sunnah wal Jamâ’ah dengan pemahaman Salafush Shâlih. ? Sekolah Islam Terpadu TK-SD-SMP-SMA ? Informasi selengkapnya ⤵️ PILIH LOGO >> FORMAL << ? SUBSIDI BAGI YATIM FAKIR MISKIN Kuota terbatas ? Program Utama ? Tahfizh Al Qur’an ? Bahasa Arab ? Nahwu & Shorof ? Ta’lim Rutin ? Mic. Office ? Ekstrakurikuler ? Baca Kitab ⚽ Futsal ? Sains Klub ? Desain Grafis ? Taekwondo ? Memanah ? Tenis Meja ? Menjahit ? Kerajinan/Keterampilan ? Prestasi 2018-2021 ? Prestasi ?JUARA 1 Baca kitab Gundul ?JUARA 2 Baca kitab Gundul ?JUARA 3 Hifzhul Qur’an 5 Juz ?JUARA 3 Cerpen Non Fiksi Putra ↪️ Pada kegiatan Festival pelajar sekolah Islam Makassar Tahun 2018. ?JUARA 1 Tahfizh al-Qur’an Kategori Juz 29-30 ?JUARA 2 Tahfizh al-Qur’an Kategori Juz 29-30 ?JUARA Harapan 1 Tahfizh al-Qur’an Kategori Juz 29-30 ?JUARA 3 Tahfizh al-Qur’an Kategori Juz 30 ↪️ Pada Sekolah Islam Creativity Event Tahun 2020. ?Juara 2 Desain Poster ↪️ Pada Athirah Olympic Vol. 9 Tahun 2021 Se-Indonesia. ?JUARA 3 Musabaqah Tartill Qur’an ↪️ Pada Athira Olyimpic Tahun 2021. Tingkat SD Se Sul-sel ?Pemenang Favorit Hafalan Surah Pendek ↪️ Pada indihome Kids Ramadhan Fair Tahun 2021 ?? Silahkan daftar on-line via link berikut /formulir-pendaftaran/ •┈◎❅❀❦?❦❀❅◎┈┈• ⚠ DAFTAR SEKARANG ⚠ •┈◎❅❀❦?❦❀❅◎┈┈• ⌛ Quota Terbatas. ☎Informasi lebih lanjut hubungi 081245135245 ikhwan 085345508490 akhwat WA/SMS/TLP ? Sosial Media – Website – Facebook – Email alhudamakassar ? Link Terkait Pembangunan Masjid Download ? Alamat Jln. Kemuliaan Bangkala Perumahan BTP Blok D No. 115 Lorong 10. Kel. Buntusu. Kec. Tamalanrea, Kota Makassar ? Google maps. Syukran wa jazâkumullâhu Khairan BANGSALSARI, – Pekan ini, setidaknya ada 18 SMP negeri yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM. Meski telah kembali masuk sekolah, namun kebijakan tersebut belum mampu membendung eksodus siswa. Karena dampak dari pembelajaran daring sebelumnya, banyak siswa yang telanjur memutuskan pindah ke pondok pesantren ponpes. Bahkan, hampir setiap sekolah ada yang pindah ke ponpes. Jika sebelumnya lima siswa SMPN 1 Tanggul memilih mondok, kali ini siswa SMPN 1 Bangsalsari juga menyusul pindah ke pesantren. “Alasannya sama, karena mereka sudah bosan belajar daring dari rumah. Sehingga banyak orang tua yang memindahkan anaknya dari sekolah negeri,” ujar Hamam, Kepala SMPN 1 Bangsalsari. Menurutnya, di lembaganya ada dua siswa yang sudah keluar dan memilih pindah ke pondok pesantren. Mereka mengaku pindah ke ponpes karena ingin belajar dan berkumpul dengan teman-teman sebayanya. Di sekolah lain, SMPN 1 Panti kondisinya juga sama. Di sekolah ini ada dua siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Hamam mengaku, pihak sekolah tidak bisa melarang ketika ada siswa yang mengundurkan diri. Apalagi, alasan orang tua, anaknya sudah lama tidak sekolah. Sebab, selama masa belajar di rumah, siswa kebanyakan justru bermain. “Sehingga orang tua dan guru juga tidak bisa mengontrol,” pungkas pria yang juga Plt Kepala SMPN 1 Panti tersebut. Di kecamatan lain, kondisinya juga serupa. Di SMPN 2 Ambulu juga ada dua siswa yang pindah ke ponpes. Sementara, SMPN 1 Wuluhan ada satu siswa yang pindah. Alasannya masih sama, karena sekolah negeri tidak segera melakukan PTM. “Sementara, di SMPN 2 Puger juga ada dua siswa yang berhenti,” kata Agus Siswanto, Kepala SMPN 2 Ambulu. Sama dengan sebelumnya, di tiga lembaga ini pihak sekolah juga tidak bisa menghentikan saat orang tua meminta surat keterangan pindah sekolah. Sebab, menurut orang tua siswa, anaknya tidak belajar secara optimal selama proses pembelajaran daring. “Kata orang tua, siswa bukannya belajar, tapi justru bermain game,” tutur Agus, yang merangkap sebagai Plt Kepala SMPN 1 Wuluhan dan Plt Kepala SMPN 2 Puger ini. Sementara itu, di SMPN 2 Balung ada empat siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Mereka langsung diantar orang tua saat meminta surat keterangan. Di SMPN 2 Wuluhan juga sama. Ada empat siswa yang mengundurkan diri. Sementara, di SMPN 1 Jenggawah yang mengundurkan diri ada dua siswa. “Hal ini karena sekolah negeri masih belum melakukan PTM,” jelas Sodik, Kepala SMPN 2 Wuluhan. Reporter Juma’i Fotografer Juma’i Editor Mahrus Sholih BANGSALSARI, – Pekan ini, setidaknya ada 18 SMP negeri yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM. Meski telah kembali masuk sekolah, namun kebijakan tersebut belum mampu membendung eksodus siswa. Karena dampak dari pembelajaran daring sebelumnya, banyak siswa yang telanjur memutuskan pindah ke pondok pesantren ponpes. Bahkan, hampir setiap sekolah ada yang pindah ke ponpes. Jika sebelumnya lima siswa SMPN 1 Tanggul memilih mondok, kali ini siswa SMPN 1 Bangsalsari juga menyusul pindah ke pesantren. “Alasannya sama, karena mereka sudah bosan belajar daring dari rumah. Sehingga banyak orang tua yang memindahkan anaknya dari sekolah negeri,” ujar Hamam, Kepala SMPN 1 Bangsalsari. Menurutnya, di lembaganya ada dua siswa yang sudah keluar dan memilih pindah ke pondok pesantren. Mereka mengaku pindah ke ponpes karena ingin belajar dan berkumpul dengan teman-teman sebayanya. Di sekolah lain, SMPN 1 Panti kondisinya juga sama. Di sekolah ini ada dua siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Hamam mengaku, pihak sekolah tidak bisa melarang ketika ada siswa yang mengundurkan diri. Apalagi, alasan orang tua, anaknya sudah lama tidak sekolah. Sebab, selama masa belajar di rumah, siswa kebanyakan justru bermain. “Sehingga orang tua dan guru juga tidak bisa mengontrol,” pungkas pria yang juga Plt Kepala SMPN 1 Panti tersebut. Di kecamatan lain, kondisinya juga serupa. Di SMPN 2 Ambulu juga ada dua siswa yang pindah ke ponpes. Sementara, SMPN 1 Wuluhan ada satu siswa yang pindah. Alasannya masih sama, karena sekolah negeri tidak segera melakukan PTM. “Sementara, di SMPN 2 Puger juga ada dua siswa yang berhenti,” kata Agus Siswanto, Kepala SMPN 2 Ambulu. Sama dengan sebelumnya, di tiga lembaga ini pihak sekolah juga tidak bisa menghentikan saat orang tua meminta surat keterangan pindah sekolah. Sebab, menurut orang tua siswa, anaknya tidak belajar secara optimal selama proses pembelajaran daring. “Kata orang tua, siswa bukannya belajar, tapi justru bermain game,” tutur Agus, yang merangkap sebagai Plt Kepala SMPN 1 Wuluhan dan Plt Kepala SMPN 2 Puger ini. Sementara itu, di SMPN 2 Balung ada empat siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Mereka langsung diantar orang tua saat meminta surat keterangan. Di SMPN 2 Wuluhan juga sama. Ada empat siswa yang mengundurkan diri. Sementara, di SMPN 1 Jenggawah yang mengundurkan diri ada dua siswa. “Hal ini karena sekolah negeri masih belum melakukan PTM,” jelas Sodik, Kepala SMPN 2 Wuluhan. Reporter Juma’i Fotografer Juma’i Editor Mahrus Sholih BANGSALSARI, – Pekan ini, setidaknya ada 18 SMP negeri yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM. Meski telah kembali masuk sekolah, namun kebijakan tersebut belum mampu membendung eksodus siswa. Karena dampak dari pembelajaran daring sebelumnya, banyak siswa yang telanjur memutuskan pindah ke pondok pesantren ponpes. Bahkan, hampir setiap sekolah ada yang pindah ke ponpes. Jika sebelumnya lima siswa SMPN 1 Tanggul memilih mondok, kali ini siswa SMPN 1 Bangsalsari juga menyusul pindah ke pesantren. “Alasannya sama, karena mereka sudah bosan belajar daring dari rumah. Sehingga banyak orang tua yang memindahkan anaknya dari sekolah negeri,” ujar Hamam, Kepala SMPN 1 Bangsalsari. Menurutnya, di lembaganya ada dua siswa yang sudah keluar dan memilih pindah ke pondok pesantren. Mereka mengaku pindah ke ponpes karena ingin belajar dan berkumpul dengan teman-teman sebayanya. Di sekolah lain, SMPN 1 Panti kondisinya juga sama. Di sekolah ini ada dua siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Hamam mengaku, pihak sekolah tidak bisa melarang ketika ada siswa yang mengundurkan diri. Apalagi, alasan orang tua, anaknya sudah lama tidak sekolah. Sebab, selama masa belajar di rumah, siswa kebanyakan justru bermain. “Sehingga orang tua dan guru juga tidak bisa mengontrol,” pungkas pria yang juga Plt Kepala SMPN 1 Panti tersebut. Di kecamatan lain, kondisinya juga serupa. Di SMPN 2 Ambulu juga ada dua siswa yang pindah ke ponpes. Sementara, SMPN 1 Wuluhan ada satu siswa yang pindah. Alasannya masih sama, karena sekolah negeri tidak segera melakukan PTM. “Sementara, di SMPN 2 Puger juga ada dua siswa yang berhenti,” kata Agus Siswanto, Kepala SMPN 2 Ambulu. Sama dengan sebelumnya, di tiga lembaga ini pihak sekolah juga tidak bisa menghentikan saat orang tua meminta surat keterangan pindah sekolah. Sebab, menurut orang tua siswa, anaknya tidak belajar secara optimal selama proses pembelajaran daring. “Kata orang tua, siswa bukannya belajar, tapi justru bermain game,” tutur Agus, yang merangkap sebagai Plt Kepala SMPN 1 Wuluhan dan Plt Kepala SMPN 2 Puger ini. Sementara itu, di SMPN 2 Balung ada empat siswa yang berhenti dan memilih pindah ke ponpes. Mereka langsung diantar orang tua saat meminta surat keterangan. Di SMPN 2 Wuluhan juga sama. Ada empat siswa yang mengundurkan diri. Sementara, di SMPN 1 Jenggawah yang mengundurkan diri ada dua siswa. “Hal ini karena sekolah negeri masih belum melakukan PTM,” jelas Sodik, Kepala SMPN 2 Wuluhan. Reporter Juma’i Fotografer Juma’i Editor Mahrus Sholih